:::...MAU DESAIN GEDUNG...:::

ARSITEKTUR ONLINE

JASA DISAIN ARSITEKTUR

Cari Arsitek disini tempatnya...........

Arsitektur Online adalah penyedia jasa arsitek yang dilakukan secara online dimana berfokus pada keperluan desain arsitektur. Mulai data dari owner di kirim via email terus komunikasi penyajian desain juga via email sampai penyajian terakhir bisa dikirim via pos. Dengan keberadaan online internet kita bisa menjangkau ke seluruh pelosok nusantara bahkan dunia untuk memenuhi kebutuhan desain arsitektur dengan mudahnya untuk itu www.onarsitek.com berdiri.

Desain Arsitektur

Kebutuhan desain arsitektur baik keperluan eksterior maupun interior mulai dari rumah tinggal, kantor, ruko ( rumah toko ), villa, gudang, hotel, mall, apartemen, tempat ibadah, dll tergantung permintaan owner.

Desain Rumah

Didalam proses pelaksanaan suatu rumah tinggal perlu adanya desain yang dapat dijadikan acuan / pegangan supaya lebih memudahkan didalam pengerjaan proyek rumah tinggal untuk itu desain rumah mutlak adanya apalagi rumah mewah yang banyak sekali memerlukan suatu apresiasi didalam proses menuangkan ide-idenya.

Produk Arsitektur

Untuk mencukupi keperluan didalam suatu proyek maka dibutuhkan gambar konsep, gambar penyajian, gambar kerja khususnya arsitektur untuk itu onarsitek berusaha untuk memenuhi kebetuhan tersebut.

Penyajian Arsitektur

Didalam penyampaian kepada konsumen perlu adanya suatu hal yang dapat memperjelas pengertian terhadap owner untuk itu diperlukan penyajian arsitektur yang mudah pengplikasiannya, maka perlu suatu produk digital yang dapat membantu untuk membuka pandangan masyarakat awam

Seluruh Indonesia

Untuk sementara waktu ini onarsitek hanya bisa melayani customer seluruh Indonesia, tetapi untuk jangka panjang tidak menutup kemungkinan bisa seluruh dunia.

ORDER DESAIN

Tampilkan postingan dengan label arsitektur 3g. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsitektur 3g. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 April 2010

Eksplorasi Volumetris

Eksplorasi Volumetris

Oleh: trenmagz

Permainan volumetris diterapkan sebagai respons untuk menciptakan suasana kontras dengan kepadatan di sekelilingnya.

Hunian ini berlokasi di sebuah kawasan rural yang cukup padat di wilayah Granada, Spanyol, yang ditempati oleh dua keluarga yang bersebelahan. Sang arsitek, Francisco J. del Corral del Campo, merespons kondisi yang padat tersebut dengan mengembangkan model hunian berkonsep pemisahan volumetris. Dengan mengeksplorasi bentuk box yang dibuat berjeda dan berkesan terpisah, arsitek berusaha menunjukkan sesuatu yang kontras dari kesan padat di sekelilingnya.

Bentukan tersebut juga tak lepas dari program ruang yang dikonsepkan sang arsitek. Tata ruang dirancang untuk mewadahi sebuah gaya hidup kontemporer bagi penghuninya melalui berbagai pengalaman ruang yang diciptakan.

Pada lantai dasar, ruang keluarga yang serba terbuka ditempatkan bersebelahan dengan taman berisi kolam air yang mengeluarkan suara gemericik nan menenangkan. Ruang-ruang komunal, ditempatkan secara menerus di antara volume-volume box yang berkesan ”melayang”. Volume-volume box yang berwarna putih dengan kesan yang misterius tersebut menghadirkan atmosfer yang sunyi dan kontemplatif, relevan dengan fungsi di dalamnya yang digunakan sebagai ruang tidur.

Unsur cahaya menandai perubahaan aktivitas yang disimbolkan sebagai pergantian dari alam sadar menuju alam mimpi. Pengalaman ruang yang dirancang, mensyaratkan penghuni rumah harus melewati koridor yang berkesan melayang dan cukup sempit, namun penuh dengan cahaya sebelum menuju ke ruang peristirahatan masing-masing. Dari ruang keluarga menuju kamar tidur utama, penghuni harus melewati koridor yang penuh cahaya tersebut untuk menuju ”kabin kayu” yang merupakan lokasi tempat tidur utama. Sementara itu, kamar anak dikonsepkan sebagai suatu kotak rahasia (secret box) yang tertutup dari area luar sebagai ruang pribadi sang anak.

Perbedaan nuansa yang ingin diciptakan dan perbedaan fungsi ruang, mensyaratkan perbedaan material yang diterapkan pula. Plester yang polos berwarna putih terang, digunakan sebagai finishing tiap bagian bangunan yang berkesan “melayang”. Lalu pada plester yang lebih bertekstur, digunakan sebagai finishing dinding pembatas yang menjadi pemisah antara area rumah dengan area luar. Sementara itu, pilar ditampilkan dengan kesan yang ringan dan berwarna gelap untuk memperkuat kesan visual “melayang” pada volume yang disangganya.

Teks : An An Kartiwa

Foto : Courtesy of Francisco J. del Corral del Campo

Sumber : http://plusmood.com/2009/10/house-zafiro-francisco-j-del-corral-del-campo/

Rumah Kindah : Ekspresi Maskulin Arsitektur Origami

Rumah Kindah : Ekspresi Maskulin Arsitektur Origami

Oleh: trenmagz

Beton ekspos yang kasar dan kokoh, ketegasan garis, serta sudut-sudut yang tajam menghadirkan ekspresi bangunan yang sangat ”laki-laki”.

Sebagai suatu karya seni bangunan, eksplorasi rancangan arsitektur bisa didekati dari berbagai wilayah kesenian. Hal inilah yang terjadi ketika arsitek Budi Pradono menggunakan origami--seni melipat kertas dari Jepang--sebagai pendekatan desain salah satu karyanya, yaitu Rumah Kindah.

Fasad bangunan yang menempati lahan seluas 490 m2 ini berupa dinding beton miring--yang seolah-olah baru saja dilipat lalu berusaha ditegakkan kembali--dengan sedikit bukaan kaca yang lebih menyerupai carutan pada dinding, memberi kesan kaku, keras, dan tertutup layaknya sebuah benteng. Ketertutupan ini merupakan solusi desain terhadap kebisingan lalu lintas dan jalur kereta api aktif yang terletak tepat di seberang lahan. Sedangkan fasad bangunan yang terkesan maskulin merupakan ekspresi dari struktur yang digunakan.

Masuk ke dalam bangunan, akan ditemukan suasana ruang yang sama sekali berbeda. Alih-alih mengikuti ekspresi fasadnya, keterbukaan serta kesan bidang-bidang tipis yang melayang lebih dominan terlihat. Meski demikian, tetap terasa adanya hubungan yang kuat antara bagian luar dan dalam bangunan melalui pola segitiga acak yang terdapat hampir di seluruh elemen ruang, seperti lantai, dinding, dan langit-langit.

Keterbukaan diperoleh melalui peletakan massa dan penggunaan bidang kaca pada hampir seluruh dinding di bagian dalam. Unsur kaca dan beton memang merupakan material utama yang digunakan di sini. Bidang-bidang melayang yang memberi kesan ringan dapat ditemukan pada olahan langit-langit dan bentuk tangga yang meliuk, sangat kontras di tengah garis-garis tegas dan tajam yang tampak di hampir seluruh bagian bangunan.

Bangunan dua lantai ini memiliki pembagian ruang simpel yang jelas. Lantai dasar untuk area penerima dan kegiatan-kegiatan yang bersifat semi publik, sedangkan lantai di atasnya merupakan area fungsi utama kegiatan kantor. Seluruh ruangan berorientasi ke dalam, dengan pusat orientasi berupa area terbuka yang di tengahnya terletak sebidang dek berlantai kayu. Dek yang sewaktu-waktu digunakan sebagai panggung serbaguna dalam berbagai acara internal ini, ternyata juga merupakan atap ruang rapat yang diletakkan secara unik, terbenam di bawah tanah.

Keunikan lain yang nyata terlihat adalah dinding yang carut-marut oleh bukaan kaca. Hal ini merupakan penguat tampilan estetika dan cita rasa seni pada bangunan. Sinar matahari yang masuk melalui celah kaca, menghasilkan efek pencahayaan yang unik pada langit-langit dan bayangan yang jatuh di lantai menghasilkan pola-pola yang menarik.

Teks : Lutik Astri

Foto : Muhtar Holil

Lokasi : Rumah Kindah, Lenteng Agung, Jakarta Selatan

Pemilik : Roni Aidil

Arsitek : Budi Pradono Architects